Band Sukatani menjadi pusat perhatian publik setelah merilis lagu “Bayar Bayar Bayar” yang mengandung kritik tajam terhadap institusi kepolisian. Lagu tersebut memicu kontroversi dan perdebatan di masyarakat, yang berujung pada penghapusan lagu dari platform musik dan permintaan maaf dari band. Di tengah polemik ini, muncul usulan dari DPR agar Band Sukatani diangkat menjadi Duta Polri, sebagai langkah strategis untuk memperbaiki citra institusi dan membuka ruang dialog antara masyarakat dan kepolisian.
Usulan ini bertujuan untuk mengubah kritik menjadi kontribusi positif, dengan menjadikan Band Sukatani sebagai jembatan antara masyarakat dan Polri. Langkah ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi institusi lain dalam merespons kritik, yaitu dengan membuka diri untuk evaluasi dan perbaikan. Polri sendiri menegaskan komitmennya untuk menerima kritik sebagai bentuk kecintaan masyarakat dan akan menjadikannya bahan evaluasi demi perbaikan institusi.